The Willingness to Change
When I was young & free
and my imagination had no limits
I dreamed of changing the WORLD
As I grew older & wiser,
I discovered the world would not chane,
so I shortened my sights somewhat
and decided to change only MY COUNTRY
But it seemed immovable.
As I grew into my twilight years,
in one las desperate attempt,
I settled [...]
Arsip untuk Februari, 2009
Change: Rumangsa Bisa, Ra Bisa Rumangsa
Diposkan dalam Inspirational pada Februari 18, 2009 | Leave a Comment »
Apa arti sebuah nama
Diposkan dalam Joke pada Februari 18, 2009 | Leave a Comment »
Ada yang iseng dan kretif mengirim email ini sekian tahun yang lalu. Rileks buat refreshing:
——————————————
Dibalik nama-nama pria Jawa sesungguhnya terungkap harapan tertentu dari orang tuanya, agar si anak kelak menjadi seperti yang diharapkan.
Contoh:
Agar anak pandai menanam bunga, diberi nama Rosman.
Agar anak pandai memperbaiki mobil, diberi nama Karman.
Agar pandai main golf, Parman.
Agar pandai dalam korespondensi, Suratman.
Agar [...]
MIT vs Harvard
Diposkan dalam Uncategorized, Label Harvard, indonesia, ITB, MBA, MIT, PT, terbaik, universitas, usa pada Februari 16, 2009 | 1 Komentar »
Doa Seorang Slamet
Diposkan dalam Joke, Label cinta, doa, guyon, lucu, mertua, nangis, obat, pacar, Slamet, toko pada Februari 13, 2009 | Leave a Comment »
Doa seorang Slamet
Slamet masuk ke toko obat dan membeli sebiji kondom. Dengan riang dia
bilang kepada pemilik toko bahwa sebentar lagi dia akan makan malam di
rumah pacarnya. “Bapak kan tahu sendiri, biasanya setelah itu kan ada
kelanjutannya”, tambah slamet sambil menyeringai. Kondom pun berpindah
tangan.
Baru beberapa langkah ke luar toko, dia kembali masuk. “Saya minta satu
lagi”, katanya. “Adik [...]
Over Confidence
Diposkan dalam Opinion, Label Amerika Serikat, belajar, Boston, dewasa, Harvard, indonesia, ITB, mahasiswa, pbb, percaya diri, s1, simulasi, sombong pada Februari 13, 2009 | Leave a Comment »
Over Confidence
Saya tidak tahu persis apa yang membuat Amerika Serikat (AS) berhasil menjadikan warga negaranya begitu percaya diri dan kadang bahkan terkesan arogan. Jika keberhasilan membuat kepala mendongak itu hanya berlaku bagi warga negaranya sendiri, saya tak akan terlalu ambil peduli. Tetapi keberhasilan itu ditularkan kepada siapa saja yang sempat bermukim, sekolah atau bahkan sekedar mencicipi [...]