(Erna Mardiana – detik Bandung )
Tim AstaLaVista Bandung – Institut Teknologi Bandung (ITB) melanjutkan tradisi juara di kompetisi international bergengsi, L’Oreal E-Strat Challenge 2009. AstaLaVista Team dari MBA School of Business and Management ITB berhasil meraih juara ketiga bersama dengan tim Prancis dari INSEAD, Fontainebleau. Juara pertama dan runner-up jatuh pada tim Cina (University of International Business and Economics) dan Turki (Bilkent University). Finalis MBA lainnya berasal dari Denmark (Copenhagen Business School), Amerika Serikat (University of Chicago), Italia, and Argentina. Tim AstaLaVista yang beranggotakan tiga mahasiswa MBA SBM ITB, yaitu Adhi Yudho Wibowo, Indri Damayanti, dan Yayang Aditya, mendapat penghargaan pada Rabu (22/4/2009) waktu setempat. Dalam rilisnya yang diterima detikbandung, kesuksesan tim ITB di final internasional L’Oreal E-Strat Challenge ini sudah menjadi semacam tradisi, yang diawali oleh tim MBA ITB yang menjadi finalis 2006. Tahun 2007, tim S-1 ITB (Rajawali) mencetak sukses dan berhasil meraih 2 penghargaan yaitu Best SPI dan Juara 3 Internasional. Tahun lalu, ITB bahkan mencetak rekor dunia dengan mengirimkan 2 wakil ke final internasional dan meraih 4 penghargaan sekaligus. Tim PowerUp dari MSM SBM ITB memenangkan Best SPI dan Juara 2, sementara tim Malaikat dari S-1 ITB memenangkan Best SPI dan Juara 3. Sebelumnya, AstaLaVista menjadi tim terbaik di Zona 8 (Asia Selatan, Asia Tengah, dan Asia Tenggara) untuk kategori MBA dengan melibas tim-tim dari Singapura, India, dan universitas lain di Indonesia. Dalam persiapannya, AstaLaVista dibantu oleh tim pembimbing FDV Wulansari, Agung Yoga Sembada, Benny S. Gunawan, dan Yafis Afi. “AstaLaVista berhasil memberikan kesan mendalam pada tim juri dengan presentasi mereka yang sangat baik terutama dari segi strategi,” ujar pembimbing tim MBA ITB, FDV Wulansari, yang tahun lalu tergabung di tim PowerUp yang memenangkan 2 penghargaan di final internasional L’Oreal E-Strat. Adanya dukungan penuh dari Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB, beserta sponsorship dari Teddy P Rachmat (alumni ITB), Daya Adira, Ikatan Alumni ITB, dan Pemerintah Kota Kendari, memungkinkan tim AstaLaVista berkonsentrasi pada persiapan final hingga akhirnya meraih juara ketiga. Selain AstaLaVista, Indonesia juga diwakili oleh tim VOC dari FE UI untuk kategori Undergraduate. Pemenang internasional kategori ini adalah tim dari Kanada, Finlandia, dan Israel. Dalam delapan tahun gelaran sebelumnya, L’Oreal E-strat telah diikuti oleh 221.000 mahasiswa dari 2.200 universitas yang mewakili 128 negara. Para peserta berkompetisi setelah mengunduh sebuah software yang kemudian digunakan sebagai interface yang terhubung dengan server pusat e-Strat untuk memasukkan keputusan-keputusan bisnis perusahaan virtual mereka seperti anggaran marketing, jumlah produksi, inisiasi program CSR. Desain seperti ini membuat para mahasiswa di Indonesia dapat beradu secara head to head secara global melawan tim-tim dari 128 negara yang berpartisipasi. Dari puluhan ribu peserta tersebut, hanya delapan tim terbaik dari kategori undergraduate dan delapan dari kategori MBA di seluruh dunia yang akan berhak diundang ke Paris untuk mempresentasikan konsep bisnis mereka di hadapan jajaran eksekutif L’Oreal, untuk diuji profitabilitas dan feasibilitasnya. Loreal Estrat Business Challenge adalah suatu kompetisi bisnis internasional berbasis internet untuk mahasiswa yang diadakan oleh L’Oreal Paris, diikuti oleh lebih dari 128 negara dan 45.000 peserta dari seluruh dunia. Kompetisi ini dimulai sejak tanggal 17 Januari 2009 dan puncak final akan diadakan di Paris tanggal 22 April 2009. Tim AstaLaVista MBA-ITB (Adhi Yudho Wibowo, Indri Damayanti, Yayang Aditya) sebagai satu-satunya perwakilan dari INDONESIA yang berhasil mencapai peringkat 1 di Zone 8 , lolos ke babak final Paris mewakili Asia Selatan, Asia Tengah dan Asia Pasific.
Klasifikasi Akhir Pada Zone 8 (Asia Selatan, Tengah dan Asia Pasific) Untuk Kategori Program Study MBA/ MM

Score Finalist Di Paris dari para Juara di tiap Zona sebelum Presentasi di Paris di depan Dewan Juri

salut buat altalavista..semoga untuk selanjutanya MBA ITB bisa meneruskan perjuangan altalavista.. bravo!