
Pendiri SBM ITB
Para Pendiri SBM ITB, pada suatu hari, di bulan Desember 2003.
dari kiri ke kanan: Prof. Jann Hidajat, Prof. Surna Tjahja Djajadiningrat, Dr. Kuntoro Mangkusubroto, Ir. Nurhayati, MTM, MT (Almarhumah), Dr. Dermawan Wibisono, Ir. Budi Permadi Iskandar, MPK, Aurik, ST,MT, Dr. Utomo Sarjono Putro, Dr. Sudarso Kaderi Wiryono
Tanggal 31 Desember 2003, merupakan hari yang bersejarah bagi School of Business and Management, Institut Teknologi Bandung. Pada hari itulah secara resmi program S1 di bidang Manajemen diresmikan keberadaannya di ITB untuk melengkapi ranah ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang sudah ada.
Tonggak keberadaan program S1 di bidang manajemen tak lepas dari peranan Prof. Matthias Aroef, pendiri jurusan Teknik Industri pada tahun 1971 dan Magister Manajemen pada tahun 1990. Adanya program Magister Manajemen ini menjadi sebuah sistem penarik bagi pembentukan program S1 di bidang bisnis dan manajemen dengan sistem pembelajaran yang berbeda dari program studi yang pernah ada di Indonesia.
Ramuan dari berbagai pendekatan mutakhir di dunia plus komitmen dari 10 orang pendirinya untuk menjadi full time faculty yang ready setiap saat ditemui mahasiswanya, proses pembelajaran dalam bahasa Inggris dan berbagai rancangan unik lainnya menjadikan program S1 – SBM ITB dalam waktu cepat, melesat menjadi program studi favorit dan menghasilkan entreprenerial leaders yang dapat mengisi kekosongan dunia industri dan kewirausahaan yang akhir-akhir ini dirasakan merupakan kebutuhan utama bangsa Indonesia.