Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Agustus 10th, 2009

Fenomena Raden Wijaya

Pak Tarjo Werkudoro, demikian kami menyebutnya karena perawakannya yang tinggi besar seperti Werkudoro atau Bimo dalam tokoh pewayangan adalah guru sejarah SD kami yang sangat kami cintai karena begitu pandainya beliau bercerita. Semua kisah yang beliau bawakan di muka kelas bagai melintas di depan mata, bagai kanvas lukisan sambung menyambung yang membetot sukma. Salah satu cerita heroik yang masih saya ingat adalah episode Raden Wijaya yang sukses memukul mundur pasukan Kubilai Khan dari Mongol yang hampir menaklukkan separo dunia. Alkisah dengan dibantu oleh pasukan Kubilai Khan tersebut, Raden Wijaya mengobrak-abrik dinasti terakhir kerajaan Singosari. Sesaat setelah kemenangan bersama yang gilang gemilang tersebut Raden Wijaya memukul balik pasukan Mongolia yang sedang berpesta pora. Kocar-kacirlah pasukan Kubilai Khan kembali ke negerinya, dengan dendam kesumat, amarah meluap dan satu kesan mendalam di sanubari setiap prajurit, bahwa bangsa yang barusan mereka bantu itu memang penuh dengan pengkhianat, srigala berbulu domba dan ular ganas yang mematok dari balik ilalang persembunyian bersama.
Dan fenomena Raden Wijaya itu kemudian terus turun temurun terjadi dalam sejarah kenegaraan, perpolitikan, kekuasaan pemerintahan di Negara yang terletak di sabuk katulistiwa ini. Bahkan terus menggurat mengakar dalam aliran darah banyak orang, bahkan hanya sekedar atas nama sebuah jabatan dan kekuasan dalam lingkup yang teramat kecil dan sempit: kantor.
Inikah gen hasil keturunan ataukah kutukan dari pasukan Kubila Khan?
Wallahu alam

Iklan

Read Full Post »