Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Desember, 2009

Widyawati dalam Film BCIA-3G

 untuk link yg lebih lengkap tentang siapa berperan sebagai apa, para crew, thriller film, dan sebagainya, silahkan klik: http://www.3g-cinta.com

Eva Asmarani sebagai Ria saat sukses dalam karir namun bukan dalam cinta

Read Full Post »

Potongan foto pembuatan film Bahwa Cinta Itu Ada – Gading-gading Ganesha

Ninik L. Karim & Aryo Wahab dalam Film BCIA-3G

Slamet bertemu dengan calon istrinya di Trenggalek

 

Restu Sinaga, Alex Abbad, Aro Wahab, Eva Asmarani, RizkyHanggono, Dennis Adhiswara

Read Full Post »

Eksekutif SWA, Kemal F. Gani menyerahkan piagam penghargaan kepada Dr.Ir. D.Wibisono- Dekan SBM ITB

Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) dinobatkan sebagai Sekolah Bisnis Terbaik 2009 versi majalah SWA. Dalam rubrik “Sajian Utama” edisi Kamis 26 November 2009, majalah SWA menggelar survei tentang jenjang Magister Manajemen/Magister Administrasi Bisnis dari sekolah bisnis yang kredibel, yang bisa menjadi rujukan bagi masyarakat luas. Tim riset SWA melakukan survei untuk mengetahui persepsi publik tentang sekolah bisnis yang dianggap terbaik. Adapun publik yang menjadi menjadi responden survei ini sebanyak 2.105 orang yang tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia, terdiri atas mahasiswa S1 (calon S2), mahasiswa S2, dan Alumni. Dari ke-24 Sekolah Bisnis dengan akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional yang lolos seleksi, lantas dinilai per atribut. Ada delapan atribut untuk tolok ukurnya, yaitu fasilitas, keseimbangan materi kuliah dengan praktik, dosen, reputasi, pelayanan akademis, kualitas lulusan, kesetaraan dengan perguruan tinggi luar negeri, serta kesesuaian antara biaya dan manfaat yang didapat. Dilihat dari skornya, terpilih 10 besar sekolah bisnis yang menjadi pemenang overall dari pandangan responden S1, S2, dan Alumni. Secara beruntun, peringkat 1 hingga 10 ditempati oleh: SBM ITB (skor total 8,31), UI (8,13), Prasetya Mulya (8,10), UKSW (8,07), UGM (8,03), PPM (7,97), UAJ Jakarta (7,64), Unpad (7,52), Undip (7,50), dan IBII (7,45). Berdasar skor per atribut, SBM ITB unggul dalam tujuh penilaian, sementara PPM unggul dalam satu penilaian. Lebih rincinya, SBM ITB menang telak dalam hal kriteria fasilitas (8,9), keseimbangan materi kuliah dengan praktik (8,9), dosen (8,9), reputasi (8,9), pelayanan akademis (9,2), kualitas lulusan (8,6), serta kesetaraan dengan perguruan tinggi luar negeri (8,1). Adapun PPM menonjol dalam kriteria kesesuaian antara biaya dan manfaat yang didapat (8,6).

Read Full Post »