Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Februari, 2010

 

Foto    

KOMPAS ENTERTAINMENT/EKO HENDRAWAN

Minggu, 7 Februari 2010 | 18:34 WIB

Sujiwo Tejo: Dalang Layar Lebar

BANDUNG, KOMPAS.com — Keinginan besar seniman Sujiwo Tejo untuk menghasilkan sebuah karya film, mulai mendekati kenyataan. Film pertamanya, Gading-Gading Ganesha (Bahwa Cinta Itu Ada) akan segera dirilis di bioskop pada 4 Maret mendatang. 

“Sekarang lagi proses gradasi warna di Bangkok, setelah selesai ya langsung dirilis,” katanya saat ditemui di sela promo film tersebut di acara ITB Fair, di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (6/2/2010) malam. 

Bahwa Cinta Itu Ada diangkat berdasarkan karya novel alumni ITB Dr.Dermawan Wibisono, yang saat ini juga sebagai Dekan SBM ITB. Dalam film yang skenarionya dipercayakan kepada Arya Gunawan itu, dikisahkan tentang persahabatan, cinta dan juga pencarian identitas di antara enam mahasiswa ITB di era tahun 80-an, yang datang dari berbeda latar belakang suku dan karakter. 

Keenam mahasiswa itu, yakni Slamet Hartono (diperankan Ariyo Wahab) asal Trenggalek yang keturunan Empu Sendok; Poltak Saut Hutabarat (Restu Sinaga) dari Pemantang Siantar; Benny (Rizky Hanggono) asal Jakarta; Gun Gun (Dennis Adiswara), Ciamis; Fuad (Alex Abad), Surabaya dan Ria (Eva Asmarani), Padang. 

Ada warna tradisi yang coba dihadirkan Sujiwo, pedalang, musisi yang juga aktor itu, dalam film pertama garapannya tersebut. “Saya akan menjadi dalang di film ini. Film ini dibuat seperti pada pementasan wayang. Kisahnya akan diantar oleh dalang dan nantinya pun ditutup oleh dalang,” jelasnya. 

Warna tradisi tersebut juga kian diperkuat dengan sentuhan original soundtrack dan music scoring yang dipercayakan kepada musisi Vicky Sianipar. “Konsep musiknya lebih ke dongeng, mirip musik-musik film Walt Disney, tentunya ditambah karaker lokal. Saya mencoba memadukan musik gamelan dengan orkestra. Ini yang membuat berbeda. Buat saya ini sebuah tantangan,” kata Vicky. (EH)

Read Full Post »