Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Maret, 2010

Menangis, bagi banyak orang mestinya adalah pelengkap atau akibat karena suatu kejadian. Tapi saat ini, menangis, bagiku ingin kujadikan sebagai subjek. Aku ingin menangis, agar lega di dada. Agar jernih di pikiran. Agar tak usah menanggung beban. Aku ingin menangis, melihat orang-orang tua yang tidak juga beranjak dewasa. Aku ingin menangis, melihat yang muda melupakan tata krama. Aku ingin menangis, melihat hilangnya ketulus-ikhlasan. Aku ingin menangis, banyak yang hanya mengenal satu sisi dari sebuah koin kehidupan: hak-tanpa kewajiban, jabatan-tanpa tanggung jawab, tuntutan-tanpa harga diri. Bermuka dua adalah biasa, keculasan adalah kecerdikan, oportunis adalah bermain cantik…….Dunia telah berubah, dasamuka ada di mana-mana, rahwana merajalela, dalam balutan kerah putih, eksekutif, di balik baju orang-orang terhormat……

Iklan

Read Full Post »