Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘humor’

Here are several books could be used to increase your company performance and your individual perform.

1. Academic books

Cover_Case_I_100714Published: Andi Publisher – Jogjakarta

Author: Prof. Dermawan Wibisono

You can get it at August 2014

 

Cover_jerman_230414Published by: Lambert Academic Publishing, Germany

Author: Prof. Dr. Dermawan Wibisono

You can get it through their web site: http://www.lap-publishing.com

Since it is e-book

 

Skripsi, Thesis, Disertasi

Published by: Andi Publisher

Author: Prof. Dr. Dermawan Wibisono

You can get it on June 2013

 

 

Good reference

Published by: Gramedia

Author: Prof. Dr. Dermawan Wibisono

You can get it January 2013

Published by: Penerbit Erlangga, 2011

Author: Prof. Dr. Dermawan Wibisono

You can get it at the end of June  2011

Published: Penerbit Erlangga, 2006

Author: Prof. Dr. Dermawan Wibisono

You can get in Gramedia or directly to publisher on line

Published by Gramedia, 2003

Author: Prof. Dr. Dermawan Wibisono

You can get it through Gramedia on line

2. Character Building  novels

Cover_3G_Gramedia

Published by: Gramedia

Author: Prof. Dr. Dermawan Wibisono

You can get it 18 April 2013

Publisher : Inti Medina, Tiga Serangkai Solo, 2010

Author: Prof. Dr. Dermawan Wibisono

You can get it through publisher  or public book shops: funny, romantic, enthutiastic, spirit

Publisher: Mizan, 2009

Author: Prof. Dr. Dermawan Wibisono

You can get it through Mizan publishing on line or book shop: spirit to be the best, ITB novel background, romantic, funny, struggling

Publisher: MQS Publishing, 2008

Author: Prof. Dr. Dermawan Wibisono

You can get it through MQS on line or book shop: heroic, struggle, child appropriateness, motivation

Read Full Post »

Karena ini lucu, saya fwd kepada para pembaca sekalian. Sungguh saya hanya mengcopy, tanpa tahu siapa pengarang sesungguhnya, karena saya dapat fwd  yang kesekian kali.

————————————–

(1 ) Tokek Tuli

Pada suatu perlombaan naik pohon kelapa di dunia tokek, penonton saling mengejek para pemanjat. Payah kau gendut, turun aja. Udahlah gak mungkin kau sanggup, kaki aja kurus. Udah lah pak tua ngapain ngotot entar lagi kau jatuh dan komentar lain. Namun ada satu tokek yang terus saja naik dan menjadi juara sedang yang lain berjatuhan. Ternyata sang tokek juara ini tuli.

 (2) Hebatnya huruf T

Tatkala Temperatur Terik Terbakar Terus, Tukang Tempe Tetap Tabah, “Tempe-tempe”, Teriaknya. Ternyata Teriakan Tukang Tempe Tadi Terdengar Tukang Tahu, Terpaksa Teriakannya Tambah Tinggi, “Tahu…Tahu. ..Tahu… !” “Tempenya Terbaik, Tempenya Terenak, Tempenya Terkenal!!”, Timpal Tukang Tempe . Tukang Tahu Tidak Terima,”Tempenya Tengik, Tempenya Tawar, Tempenya Terjelek…. !” Tukang Tempe Tertegun, Terhenyak, “Teplakkk… !” Tamparannya Tepat Terkena Tukang Tahu. Tapi Tukang Tahu Tidak Terkalahkan, Tendangannya Tepat Terkena Tulang Tungkai Tukang Tempe . Tukang Tempe Terjengkang Tumbang! Tapi Terus Tegak, Tatapannya Terhunus Tajam Terhadap Tukang Tahu. Tetapi, Tukang Tahu Tidak Terpengaruh Tatapan Tajam Tukang Tempe Tersebut, “Tidak Takut!!” Tantang Tukang Tahu. Tidak Ternyana Tangan Tukang Tempe Terkepal, Tinjunya Terarah, Terus Tonjokkannya Tepat Terkena Tukang Tahu, Tak Terelakkan! Tujuh Tempat Terkena Tinjunya, Tonjokan Terakhir Tepat Terkena Telak. Tukang Tahu Terjerembab. “Tolong.. Tolong.. Tolong..!”, Teriaknya Terdengar Tinggi. Tetapi Tanpa Tunda Tempo, Tukang Tempe Teruskan Teriakannya,” Tempe .. Tempe .. Tempe ..!!” Tukang Tahu Tambah Teriak Tararahu.. Tararahu, Tandingin Tararempe.. Tararempe.. Tape Teh…

Read Full Post »

STOP PSTOP PRESS:

After waiting for 4 months in processing of publication, Novel 3 G: Gading-Gading Ganesha, Bahwa Cinta Itu Ada‘ is now available at Ganesha Creative Industry Incorporation.

You can have it by contacting Mrs. Indri at (022) 250 1006 at Pusat Inkubator Bisnis ITB, Jl. Ganesha 15 F Bandung or buy it online at http://www.tokoganesha.com or email to pib@inkubator.itb.ac.id in the blogspot: 3gcinta.blogspot.com.

Check it out which characters in the novel are closest or represent you mostly. This is a drama-comedy with background of ITB from 1970-2009 and Australia.

Novel & Film3G

Novel & Film3G

Sinopsis:

Novel 3G merupakan mozaik perjalanan hidup enam anak manusia berlatar belakang etnik yang beragam: Slamet (Trenggalek), Fuad (Surabaya), Poltak (Siantar), Gun Gun (Ciamis), Ria (Padang) dan Benny (Jakarta) yang dipersatukan saat keenamnya masuk ITB. Kisah dimulai dengan keberangkatan masing-masing tokoh dari daerah asalnya dengan berbagai moda. Banyak kejadian lucu yang dialami dan berbagai tempaan fisik dan mental yang dijalani. Aktivitas akademis, seni dan politik praktis membentuk sosok lulusan yang semula culun menjadi teruji dan percaya diri. Dalam satu masa semuanya menggapai apa yang diinginkan sesuai dengan kadar usahanya setelah jatuh bangun dalam berbagai perjuangan: drop out dari kuliah, tak punya cukup uang untuk sekedar makan, kandas menjadi seorang pengusaha, gagal dalam percintaan, menikah di usia yang tak lagi muda, ditinggal mati orang yang dicintai, sakit saat jauh dari orang tua, konflik batin saat harus mengambil keputusan penting dalam hidup dam karir, dan berbagai godaan dan cobaan saat harus teguh memegang etika dan martabat diri dan institusi. Tak ada hero yang suci di dunia, semua pernah mengalami putaran roda kehidupan, ada kalanya di atas, seringkali di bawah, bahkan ada saatnya harus tergilas roda itu sekalian. Bertemu lagi bertahun kemudian, mereka menghitung kembali bahwa sudah terlalu banyak nikmat diserap, melewati titik nol atau bahkan minus saat mereka masuk ITB, banyak waktu tersia-siakan oleh kesibukan yang self interest dan ternyata tidak banyak karya nyata dan kontribusi mereka berikan ke masyarakat dan kepada bangsa yang telah mensubsidi sekolah mereka. Timbul kesadaran untuk membangun negeri dengan menjadi pelopor membangun jaringan seluruh alumni dan orang-orang yang sepaham dari berbagai universitas untuk membuat karya nyata, menanggalkan primordialisme baju alumni, dengan satu tekad: kelas menengah adalah agen perubahan di manapun di dunia ini. Perubahan kepemimpinan dunia kepada tokoh-tokoh yang berkarakter semacam Ahmad Dinejad, Barack Obama, Che Guevara, dan kesuksesan Muhammad Yunus dengan Grameen Banknya memberikan inspirasi untuk meretas jalan membangun pengabdian kepada bangsa. Hidup tak dapat diputar ulang, sekali berarti sesudah itu mati!

Apa kata mereka:

“…. seru banget ceritanya! Gak secara langsung ngedikte tapi tetep dapet pelajaran hidup yangg ngena banget… Jadi pengen juga bikin novel yang bisa jadi inspirasi buat mahasiswa ya..he…he…he…“ (Priscilia Audy, mahasiswi FE UNPAD 2007)

 “Kala sebagai Rektor ITB saya beranjangsana ke Pesantren Rancabango, Garut dan dalam kata sambutannya Sang Kiyai, pemimpin PonPes menyampaikan kalimat singkat yang mengandung pesan dan sindiran halus yaitu ‘Hendaknya warga kampus dan alumninya itu senantiasa menjunjung dua nilai luhur yaitu kahartos lan karaos bagi masyarakat’. Pesan singkat agar dimengerti dan bermanfaat ini sejatinya adalah manifesto dari tridarma ITB. Saya bahagia menyambut terbitnya Novel Mas Dermawan Wibisono berjudul 3G — Gading Gading Ganesha ini yang jelas sejalan dengan pesan Sang Kiyai pada kita semua. Kain batik hadiah Ibunda tercinta kini bermetafor menjadi sebuah novel 3G. The best is yet to come.” (Kusmayanto Kadiman, Rektor ITB 2001 – 2004, Menteri Riset dan Teknologi, 2004-2009)

”Inovasi dan inspirasi adalah dua hal yang saling berpautan satu sama lain. Tiada inovasi tanpa inspirasi, dan inovasi yang tercipta seharusnya menjadi sumber inspirasi bagi orang-orang cerdas untuk memicu inovasi yang baru. Novel Gading-Gading Ganesha sarat dengan inspirasi yang akan memantik beragam inovasi kreatif yang akan menghadirkan gelora hidup penuh makna bagi siapa saja yang membacanya. Memang tidak gampang untuk merepresentasikan sosok mahasiswa dan alumni ITB. Mereka adalah pribadi-pribadi yang datang dari berbagai latar belakang sosial budaya maupun kehidupan ekonomi. Namun percayalah, satu kesamaan yang mereka miliki adalah bahwa mereka manusia yang kritis dan mandiri, penuh percaya diri (acapkali sangat tinggi), cinta almamater, bangsa dan negara. Semoga kita dapat bercermin dari apa yang ditampilkan dalam Gading-Gading Ganesha.” (Ir.Hatta Radjasa, Ketua Ikatan Alumni ITB 2008 – 2013, Menteri Perhubungan 2004-2006, Menteri Sekretaris Negara 2006-2009)

Novel yang bagus sekali, menyentuh, dengan message yang kuat. Penulis mengangkat periode waktu kehidupan di kampus yang dialaminya, yang walaupun berbeda dengan era sebelum dan sesudahnya, dapat menjadi representasi dari sikap kepekaan/ kepedulian mahasiswa terhadap kondisi nasional maupun global di setiap zamannya. Untuk kekinian dan visi ke depan, merupakan penggalian yang serasa satu irama dengan napas anak bangsa (Budiyati Abiyoga, Produser Film).

Membaca 3G ini seperti merefleksikan perjalanan hidup kita di ITB dengan segala dinamikanya yang membentuk kepribadian alumnus ITB dalam berkiprah di masyarakat. Harapan kita adalah agar karya DR. Dermawan Wibisono ini dapat memberi inspirasi bagi kemajuan civitas academica ITB dalam memajukan ITB dan Republik tercinta (Rinaldi Firmansyah, Direktur Utama PT. Telekomunikasi Indonesia, tbk.)

“Novel 3G mengandung unsur pembelajaran berupa bagaimana toleransi antar budaya yaitu antara suku Batak, Sunda, Jawa, dan budaya kota besar (Jakarta) harus dijalankan pada saat kuliah di ITB. Pendidikan karakter juga tercermin di dalamnya di mana mahasiswa ITB dididik untuk bermartabat, bersaudara, berbeda pendapat, bersaing…..termasuk bersaing untuk mendapatkan seorang wanita. Satu hal yang perlu diangkat dari novel 3G bahwa tidak semua lulusan ITB sukses, kegagalan mungkin terjadi pada siapapun tak terkecuali juga lulusan ITB, namun lulusan ITB tetap tegar dalam menghadapi kegagalan”. Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D. (Wakil Rektor Bidang Akademik, Universitas Tarumanagara)

 Novel yang menggelitik dari segi humanis & semoga memberikan inspirasi bagi insan ITB bahwa mereka juga manusia biasa yang dapat mengalami pasang surut dalam mengarungi kehidupan & tidak terus terbuai, hidup dalam dunia “awang-awang” pribadi karena ke-ITBannya (Tuning Hendrastuti, alumni UGM & PPM, praktisi SDM)

Read Full Post »

Ada yang mengirim humor ini long-long time ago, tidak tahu siapa yang membuatnya dan sudah berapa luas beredar via milist. Bagus juga untuk kembali dilihat, sebagai obat stress karena krisis finansial global saat ini.
 

 

 

————————————————————-
All out of love (Air Supply):
Katresnan kebablasen

Goodbye (Air Supply):

Minggat

Lost in love (Air Supply):
Wis ora tresno

 

Making love out of nothing at all (Air Supply):
Gelo, jebule ora dibayar

Grease (Bee Gees) :
Kinclong2

How deep is your love (Bee Gees):
Duwekmu kok jero nemen

I started a joke (Bee Gees):
Wiwit ndagel

In the morning (Bee Gees):
Isuk uthuk2

Saturday night fever (Bee Gees):
Meriang ning nekat ngapel

Summertime (jazz) :
Panas ngenthak-enthak

Stayin’ alive (Bee Gees) :
Ora mati2

Words (Bee Gees) :
Nggedebus

More than words (Extreme) :
Nggedebus pol

Highway star (Deep Purple) :
Jago trek-trek’an

Smoke on the water (Deep Purple) :
Umob (album ‘Nggodog Wedang’)

Soldier of fortune (Deep Purple) :
Prajurit ra iso mati

Mama (Genesis) :
Mak’e

Another day in paradise (Phill Collins) :
Suk emben n

ing swargo
Againts all odds (Phill Collins):
Ongko Ganep

All night long (Lionel Richie) :
Byar-byaran

Still (Lionel Richie):
Isih (durung entek)
Stuck on you (Lionel Richie):
Kecanthol

Truly (Lionel Richie):
Tenan

 


Frozen (Madonna):
Njendhel
Like a virgin (Madonna):
Koyo p
erawan
Don’t cry for me, Argentina (Madonna):
Ojo nangis, Sragentina
Billy Jean (Michael Jackson):
Tuku clono Levis

Black & white (Michael Jackson):
Sebrangan dalan

Killing me softly (Roberta Flack):
Di-ithik-ithik sak-modar’e

Release me (Engelbert Humperdinck):
Culno aku

My way (Frank Sinatra):
Sak-karepku dewe

 

I don’t like to sleep alone (Paul Anka) :
Njaluk dikeloni

Hands clean (Alanis Morissette) :
Bar Wisuh

Believe ( Cher ) :
Percoyo

I still believe (Brenda K Star) :
Iman

Shy guy (Diana King) :
Clingus

Wild woman (Michael Learns to Rock) :
Morotuwo

Don’t speak (No Doubt) :
Menengo

La copa de la via (Ricky Martin) :
Ayo bal-balan

Something stupid (R William & Nicole Kidman):
Koplo

Kiss me (Sixpence None The Richer) :
Kismis

Viva forever (Spice Girls) :
Ketagihan wedak Viva

Uptown girl (Westlife) :
Wong wedok 

nggunung
Don’t stop me now (Queen) :
Ojo Nggandholi
Bohemian rhapsody (Queen) :
Bu Hemi nge’Rap’

We will rock you (Queen) :
Bandhem2an watu

Always (Bon Jovi) :
Mesti nganu

Bed of roses (Bon Jovi) :
Peti mati

Alone (Heart) :
Ijen 

(album ‘Kendel tenan’)
Self control (Laura Branigan):
Poso
Warrior (Pat Benatar) :
Sepatu basket

The temple of the king (Rainbow) :
Candi

Sailing (Rod Stewart) :
Isih Eling (ora edan)

 

Jump (Van Halen) :
Njondhil (album ‘Kaget’)

 

Almost unreal (Roxette) :
Ora umum
Black magic woman (Santana) :
Mak Lampir

Smooth (Santana) :
Lunyu (album ‘Kepleset’)

 

Always somewhere (Scorpion) :
Mbyang-mbyangan

Still loving you (Scorpion) :
Ra duwe isin 

Lost in love (Air Supply):
Wes ora tresno
So young (The Corrs) :
Cah SD

After all (Al Jarreau) :
Entek-entekan
 

 

Forever young (Alphaville) :
Awet ‘nom
Woman In Love (Barbra Streisand) :
Suminten Edan

Mandy (Barry Manilow) :
Adus

Suddenly (Billy Ocean) :
Mak-jegagik

If (Bread) :
Yen

My Heart Will Go On (Celine Dion) :
Loro Hepatitis

The prayer (Andrea Bocelli & Celine Dion) :
Mbah Modin

I’ve never been to me (Charlene) :
Ora pernah kenal Tomi

Hard to say I’m sorry (Chicago) :
Kisinan

Zombie (Cranberries) :
Genderuwo

Boulevard (Dan Byrd) :
Dalan gede

Lady Valentine (David Gates) :
Putri Solo

Emotion (Destiny’s Child) :
Muntab

If we hold on together (Diana Ross) :
Yen Gegandengan tangan

It’s you (Dionne W & Stevie W) :
Jebul sliramu

Hotel California (Eagles) :
Losmen Kali Pepe

Big big world (Emilia) :
Donya’ne gedhe banget

In your eyes (George Benson) :
Blobok

Careless whisper (George Michael) :
Seneng rasan-rasan

All I am (Heatwave) :
Serakah

I don’t have the heart (James Ingram) :
Rempela thok

Just once (James Ingram) :
Sepisan ae

Beautiful girl (Jose Mari Chan) :
Cah ayu

To all The Girls I’ve Loved Before (Julio Iglesias) :
Kanggo randha-randhaku

Dust in the wind (Kansas) :
Lesus nggawa bledug

Pretty boy (M2M) :
Banci

Smile again (Manhatan Transfer) :
Ayo ngguyu (Waljinah)

Paint my love (Michael Learns to Rock) :
Nge-cet omahe pacar

I’ll be here waiting for you (Richard Marx) :
Dak-cegat nyang kene

Become One (Spice Girls) :
Ilang siji

Babe (Styx) :
Maratuwa (Betawi)

Mermaid (Tatsuro Yamashita) :
Iwak ayu

Lea (Toto) :
Liyo (ora podo)

Just the way you are (Billy Joel) :
Sak-karepmu

Smoke gets in your eyes (jazz) :
Kakehan ngrokok

Long Train Running (Doobie W) :
Kepancal Sepur

All blues (George Benson) :
Kelunturan (biru kabeh)

O Danny boy (tradisional Irlandia) :
Jebul’e anake Dani!

Blueberry hill (Louis Armstrong):
Gunung Pare
 

 

Read Full Post »